Kendati sektor tunggal tidak dijadikan tumpuan PBSI untuk merebut gelar juara, Anthony tetap bertekad memberikan yang terbaik di turnamen tersebut.
"Kalau saya pribadi, target awal saya masuk perempat final kemudian berlanjut ke semifinal. Hanya saja ketika lihat hasil undian kemarin, target saya itu menjadi tidak mudah."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anthony saat ini sedang dalam kondisi yang baik. Hal ini salah satunya dapat terlihat dalam penampilannya dalam Piala Sudirman di Gold Coast, Australia, beberapa waktu lalu.
Di putaran pertama Indonesia Terbuka 2017, Anthony akan melawan pebulutangkis China, Qiao Bin. Jika menang, ia akan melawan pemenang duel Tommy Sugiarto atau Lee Chong Wei.
Sadar lawan yang dia hadapi tidak mudah, Anthony mengaku lebih banyak mempersiapkan mentalnya.
"Kebetulan semenjak pulang Sudirman, jeda waktu dengan ajang Indonesia Terbuka tak lama. Hanya dua pekan. Persiapan dari fisik dijaga, tapi lebih ke mental dan fokus," katanya.
Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengharapkan sektor tunggal putra dapat memberi kejutan di Indonesia Terbuka 2017.
"Di Indonesia Terbuka 2017, kami andalkan dua sektor, ganda putra dan ganda campuran. Kami harapkan siapapun dari ganda putra atau campuran dapat sumbang satu gelar juara. Tapi kalau sektor lain juga bisa juara, lebih bagus," ucap Susy.