Zola mencetak satu gol di ujung laga lewat tendangan kaki kiri yang terukur mengarah ke kanan gawang Kamboja. Gol yang dicetak Gian Zola itu menggandakan keunggulan skuat Garuda yang pada babak pertama unggul lewat aksi individu Irfan Bachdim.
“Saya sangat bersyukur bisa cetak gol. Jujur itu jadi tambahan motivasi buat saya untuk lebih baik lagi dalam persaingan di timnas. Persaingan juga kan makin ketat di lini tengah,” kata Gian Zola kepada CNN Indonesia.com di hotel Alana yang menjadi tempat pemain timnas Indonesia menginap di Yogyakarta, Senin (12/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di skuat Indonesia U-22 sendiri, penggawa Persib Bandung itu harus bersaing dengan Evan Dimas, Hanif Sjahbandi, Muhammad Hargianto, dan Asnawi Mangkualam Bahar.
Terkait posisinya di lini tengah timnas Indonesia, Gian Zola mengaku dirinya kini sudah terbiasa tampil di dua posisi berbeda. Dua posisi itu adalah gelandang bertahan dan serang. Ia mengaku siap ditugaskan sesuai dengan kebutuhan pelatih Luis Milla.
“Persaingan memang berat apalagi ada beberapa pemain senior. Yang penting berjuang tampil sebaiknya dulu. Kalaupun harus dicadangkan tidak masalah karena saya masih bisa mencuri ilmu dari pemain senior,” ujarnya.
Setelah menang melawan Kamboja, Indonesia bakal menjamu Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (13/6) malam. Gian Zola bertekad kembali mencuri perhatian sang pelatih jika diberikan kepercayaan tampil.