Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Persija Gede Widiade. Ia yakin, keputusannya untuk memperpanjang kontrak Bepe tidak bertentangan dengan keinginan PSSI untuk menjadikan pemain senior sebagai pelatih.
Apalagi, PSSI juga membuat regulasi pembatasan usia pemain U-35 hanya dua orang dalam satu klub. Bepe yang lahir di Semarang 10 Juni 1980 itu saat ini genap berusia 37 tahun.
Lihat juga:Teco Puji Permainan Ramdani Lestaluhu |
"Tidak (ini bukan musim terakhir Bepe sebagai pemain di Persija). Saya minta lima tahun lagi. (Christian) Gonzales saja yang umurnya segitu (40 tahun) masih main," ujar Gede kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjutnya, buat apa ada sistem degradasi dan promosi kalau pemain yang mendapat penilaian bagus tidak bisa memperkuat tim. Kesalahan dalam memilih pemain disebutnya bisa memberikan dampak kerugian yang besar pula bagi performa tim di kompetisi.
Lihat juga:Persija Ingin Teruskan Tren Positif |
Tidak hanya Bepe, Gede memastikan dirinya akan mempertahankan semua pemain di Tim Macan Kemayoran yang kondisinya masih bagus. Gede menjelaskan, meski mendukung regulasi pembatasan usia, PSSI sebagai regulator juga bisa memberikan penjelasakan dan batasan prioritas di dalamnya.
Pasalnya, kalau pemain sudah dianggap senior tapi performanya masih bagus dan dibutuhkan tim itu seharusnya bukan jadi persoalan.
"Kalau yang U-23 saya setuju karena memberikan kesempatan bermain kepada klub itu saya dukung. Semua kan harus lihat kondisi tergantung tujuannya untuk menyiapkan pemain di AFF, di Sea Games. Kalau tahun depan kan gak ada batasannya di AFF dan Sea Games, ini kan hanya sementara," tambahnya.