Owi/Butet menang atas pasangan Korsel itu dengan skor 19-21 21-19 21-18.
Pada gelaran yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) itu, set pertama pertandingan Owi/Butet vs Dukyoung/Ha Na berjalan cukup sengit dan saling mengejar angka. Namun, kesalahan Butet dalam permainan dekat net membuat Korea Selatan unggul di akhir set pertama dengan skor tipis 19-21.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skor terus bekejar-kejaran hingga pertengahan set kedua. Kesalahan Owi karena memukul terlalu lebar hingga keluar lapangan, membuat kedudukan menjadi 15-15 lalu 16-16.
Korea Selatan balik memimpin ketika Dukyoung menghujani Owi/Butet dengan smash. Dua pukulan kerasnya membuat Korea Selatan meninggalkan Indonesia 18-16.
Akan tetapi, kedudukan itu tak berlangsung lama sampai Indonesia berbalik unggul dan menang 21-19 akibat pukulan Dukyoung/Ha Na yang terlalu kuat hingga mendarat di luar lapangan.
Tempo permainan meningkat di set ketiga. Owi/Butet tampil agresif, demikian pula Dukyoung/Ha Na.
Lewat pertengahan pertandingan, Korea Selatan unggul 12-10. Di pertandingan ini, smash Owi tak begitu mematikan seperti pada saat Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Pukulannya banyak dikembalikan dengan baik oleh Dukyoung/Ha Na.
Saat permainan dekat net pun Owi/Butet tampak tak berdaya. Seakan kehabisan cara membungkam gempuran Korea Selatan, Indonesia tertinggal jauh hingga 10-15.
Jatuh-bangun Owi/Butet sepanjang pertandingan akhirnya terbayarkan. Mereka menutup set ketiga dengan kemenangan berkat pukulan Natsir ke sudut lapangan.
Putaran kedua, Owi/Butet akan berhadapan dengan pasangan Indonesia, Hafiz Faisal/Sheila Devi Aulia. Hafiz/Sheila sebelumnya mengalahkan pasangan Taiwan, Wang Chi-Lin/Lee Chia Hsin, dengan skor 21-14 21-16.