Pengelola sirkuit Sepang menegaskan mereka akan merayakan perpisahan dengan gelaran F1 yang sudah mereka jamu sejak 1999 silam.
"Menjadi yang paling terakhir, kami ingin proses perpisahan yang bagus," kata CEO Sepang, Razlan Razali seperti dikutip dari Crash.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun mencoba merayu para penikmat F1 dari seluruh dunia untuk datang.
"Di mana lagi anda bisa mendapatkan harga tiket seperti ini [untuk F1]? 100 euro untuk datang dan menonton F1 Malaysia, di main grandstand," ujar Razlan.
Demi gebrakan grand prix terakhir di Sepang yang bakal terjadi pada Oktober mendatang, Razlan mengatakan pihaknya sudah meminta izin kepada pengelola kompetisi F1.
"Kami juga ingin para pebalap lebih terlibat, kami ingin para penggemar yang beruntung untuk berada bersama mereka," kata Razlan.
Malaysia telah resmi memutuskan berhenti jadi tuan rumah F1 pada September tahun lalu. Kala itu, Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia Nazri Abdul Aziz mengatakan alasan negaranya memilih mundur dari gelaran F1 karena jumlah penonton yang terus menurun. Selain itu fakta bahwa ajang balap jet darat itu pun diinilai tak lagi menarik.