Rendy pun mengaku senang dengan pencapaian itu. Dari tujuh gol yang dibuatnya, enam di antaranya ia lesatkan kala Indonesia bertemu China Taipei di laga terakhir. Satu sisanya ia buat di laga perdana saat bertemu dengan Myanmar.
Meski berkontribusi besar bawa Indonesia jadi juara di Vietnam, Rendy mengaku tak lantas berpuas diri. Pasalnya, target utama Timnas U-16 ada di ajang Piala AFF, AFC dan Piala Dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamsah Pemain Terbaik
Hamsa sendiri mencetak dua gol buat Timnas U-16 saat bertemu China Taipei.
"Saya tidak menyangka bisa keluar sebagai pemain terbaik di kompetisi ini. Apa yang saya lakukan hanya bermain membantu tim sebagus mungkin serta membantu mereka agar bisa cetak gol. Saya tentu juga punya hasrat untuk mencetak gol," kata Hamsa.
Sementara itu, menanggapi dua pemainnya yang mendapat prestasi lain di luar gelar juara yang dibawa pulang, pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini menungkapkan bahwa dirinya sangat bangga. Apalagi, anak asuhnya juga dinobatkan sebagai tim terbaik di turnamen.
"Pencapaian meraih gelar juara, Fair Play Award, Top Scorer (Rendi Juliansyah 7 gol) dan Best Player (Hamsa Lestaluhu, yg tampil menawan sepanjang turnamen), saya harapkan tidak membuat kami terlena, karena tugas kami belum selesai, tugas yg lebih berat di AFF Cup dan Kualifikasi AFC sudah menunggu kami pada bulan Juli dan September," pungkas Fakhri.