Setelah sempat mengemankan gim pertama 21-18, Praveen/Debby justru kalah di dua gim tersisa 14-21 17-21. Pasangan Indonesia sulit keluar dari tekanan dan tertinggal jauh dari lawan.
“Intinya kami kurang sabar, kami selalu terburu-buru mau mematikan lawan. Seharusnya tidak boleh begitu, kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” kata Praveen seperti dikutip dari laman resmi PBSI.
“Tentunya tidak puas dengan hasil ini, jadi pelajaran buat kami di kejuaraan dunia nanti. Kami harus introspeksi,” sambung Praveen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Lawan mengubah taktik di servis dan terima servis saja. Kalau Chen servis ke saya, arahnya jauh ke belakang. Tetapi kalau ke Praveen, servisnya tipis sekali di depan, hampir keluar, jadi susah untuk dikembalikan,” jelas Debby.
“Di gim ketiga sebetulnya kami sudah memagang kendali permainan. Zheng/Chen tadi mainnya lebih nekad, main pukul saja dulu, artinya tidak memikirkan apa-apa dulu,” ujar Debby.
Berikut hasil lengkap Australia Terbuka 2017:
Tunggal Putri
Nozomi Okuhara (JPN) vs Akane Yamaguchi (3/JPN) 21-12, 21-23, 21-17
Ganda Putri
Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (1/JPN) vs Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen (2/DEN) 21-10, 21-13
Tunggal Putra
Kidambi Srikanth (IND) vs Chen Long (CHN) 22-20, 21-16
Ganda Putra
Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (3/JPN) vs Hendra Setiawan/Tan Boon Heong (INA/MAS) 21-17, 21-19
Ganda Campuran
Zheng Siwei/Chen Qingchen (1/CHN) vs Praveen Jordan/Debby Susanto (7/INA) 18-21, 21-14, 21-17