Vinales harus kehilangan posisi di puncak klasemen setelah gagal finis di GP Belanda. Posisi pebalap 22 tahun itu digeser Andrea Dovizioso dan terpaut empat poin dari pebalap Ducati tersebut.
Lihat juga:Dikritik Rossi, Zarco Justru Puji The Doctor |
Vinales sebenarnya memulai balapan dengan bagus. Start dari posisi ke-11, mantan pebalap Suzuki itu sempat berada di posisi lima besar. Namun, Vinales kemudian mengalami kecelakaan di lap ke-12.
Tanpa ada penyebab yang jelas, Vinales terlihat hilang keseimbangan di tikungan 17 ketika mendapat tekanan dari Dovizioso. Vinales mengaku tidak pernah mengalami kecelakaan seperti itu sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maverick Vinales untuk kali kedua gagal finis di MotoGP 2017. (AFP PHOTO / JUAN MABROMATA) |
“Kecelakaan seperti ini Anda tidak bisa menjelaskan, Anda hanya bisa mempelajarinya. Saya merasa lebih kuat daripada pebalap lainnya. Saya menekan melebihi batas. Saya berusaha membawa motor M1 ke batas atas,” ucap Vinales.
“Saya pikir, jika tidak kecelakaan saya bisa meraih kemenangan. Tapi, di beberapa balapan pebalap tercepat tidaklah menang. Pada akhirnya saya harus belajar dari insiden hari ini,” sambungnya.
Posisi puncak klasemen MotoGP 2017 untuk kali pertama berubah musim ini setelah Vinale digeser Dovizioso. Vinales sendiri untuk kali kedua gagal finis musim ini setelah di GP Amerika Serikat.
Maverick Vinales untuk kali kedua gagal finis di MotoGP 2017. (AFP PHOTO / JUAN MABROMATA)