Rossi merebut kemenangan pertamanya di Sirkuit Assen pada kelas 125cc musim 1997, tepatnya pada 28 Juni 1997. Ketika itu Rossi yang memperkuat Aprilia berhasil mengalahkan dua pebalap asal Jepang, Tomomi Manako dan Kazuto Sakata.
Lihat juga:Valentino Rossi Minta Maaf Overlap Lorenzo |
Rossi yang masih 18 tahun ketika itu masih memiliki rambut panjang. Tidak ada warna kuning ciri khas The Doctor saat ini di kostum balap Rossi muda. Satu hal lainnya yang berbeda, Rossi muda ketika itu belum menggunakan anting di telinga kiri.
Hampir 20 tahun kemudian, Rossi kembali meraih kemenangan di Sirkuit Assen setelah mengalahkan Danilo Petrucci pada balapan MotoGP Belanda. Perbedaan mencolok adalah, kepala Rossi hampir pelontos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan Valentino Rossi ketika menjuarai GP Belanda di Sirkuit Assen pada 2017 (kiri) dan 1997. (Courtesy of Movistar Yamaha MotoGP / AFP PHOTO / ANP / JUAN VRIJDAG) |
Total Rossi sudah mengoleksi sepuluh kemenangan di Sirkuit Assen. Selain di kelas 125cc musim 1997 dan 250cc musim 1998, Rossi juga meraih delapan kemenangan MotoGP di Sirkuit Assen.
Bagi Rossi kemenangan di MotoGP Belanda, akhir pekan lalu, terasa semakin spesial karena sudah lebih dari satu tahun pebalap 38 tahun itu gagal meraih kemenangan di MotoGP.
Lihat juga:Valentino Rossi Akan Kirim Tagihan ke Zarco |
“Saya tidak ingin mengatakan saya merasakan tekanan, tapi menang setelah sekian lama tidak, sangat menyenangkan. Ini bukan soal angka rekor yang penting, tapi lebih kepada sensasi kemenangan,” ujar Rossi seperti dikutip dari Super Bike Planet.
Perbedaan Valentino Rossi ketika menjuarai GP Belanda di Sirkuit Assen pada 2017 (kiri) dan 1997. (Courtesy of Movistar Yamaha MotoGP / AFP PHOTO / ANP / JUAN VRIJDAG)