Mekanisme undian babak grup sepak bola SEA Games 2017 yang akan digelar di Kuala Lumpur, Sabtu (8/7), menjadi polemik. Pasalnya, tuan rumah Malaysia bisa bebas memilih grup.
Joko mengatakan PSSI dan sejumlah federasi sepak bola di kawasan ASEAN lainnya sudah menyatakan keberatan ke pihak Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
"Indonesia bersama dengan 10 negara Asia Tenggara yang lain, 1 Juli kemarin rapat di Vietnam. Sepakat untuk secara kolektif melakukan komunikasi dengan AFC secara formal tentang keberatan mekanisme drawing SEA Games. Karena secara struktur, SEA Games ini regulasinya di-approve oleh AFC," kata Joko dalam keterangan resmi PSSI melalui YouTube.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas U-22 asuhan Luis Milla mendapat target emas di SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Lebih lanjut, Joko mengatakan PSSI akan bersurat kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait keberatan tersebut. Joko berharap KOI bisa meneruskan surat keberatan tersebut kepada Malaysia Organizing Committee SEA Games 2017 (Masoc).
Joko juga mengatakan PSSI hanya bisa pasrah jika AFC menolak keberatan terkait mekanisme undian cabang sepak bola SEA Games 2017.
“Ujungnya adalah AFC, karena seluruh pertandingan ini harus disetujui FIFA atau organisasi setingkat. Kalau AFC bilang harus ikutin Malaysia, yang harus kita ikutin. Kalau AFC bilang ubah, ya diubah. Regulasi SEA Games di-approve oleh AFC. Semuanya harus mengikuti keputusan AFC,” ucap Joko.
Timnas U-22 asuhan Luis Milla mendapat target emas di SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)