Tim berjulukan Macan Kemayoran berhasil mendominasi pertandingan, namun hanya mampu bermain imbang 1-1 atas tuan rumah di Stadion Tri Dharma Petrokimia, Gresik, Selasa (4/7).
Lihat juga:Madura United Takluk 0-3 di Markas Borneo FC |
Persija berhasil unggul lebih dulu di menit kesembilan lewat aksi Luiz Junior memanfaatkan umpan matang Bruno Lopes. Tuan rumah kemudian membalas melalui tembakan jarak jauh Gusti Rustiawan di menit ke-28.
Teco menilai Persija semestinya bisa memenangi pertandingan jika wasit lebih jeli membuat keputusan di lapangan. Termasuk menganggap Lopes berada dalam posisi offside dan tidak menggubris pelanggaran di kotak penalti terhadap Sutanto Tan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama peluang Bruno yang lolos jebakan offside tetapi dianggap offside oleh wasit. Serta pelanggaran Sutanto yang seharusnya penalti tidak di berikan. Di babak kedua tidak bisa cetak gol, satu poin ini kami tidak puas," beber pelatih asal Brasil itu.
"Wasit tidak berikan saya pelanggaran. Lawan bermain dengan sepuluh orang Persija dominan tetapi sulit mencetak gol. Babak pertama seharusnya Persija bisa unggul tiga kosong," ujar Sutanto.
Sebaliknya pelatih Persegres Hanafi mensyukuri hasil imbang di depan publik sendiri. Ia juga memuji perjuangan keras anak asuhnya yang mampu mengimbangi permainan Ramdani Lestaluhu dan kawan-kawan.
"Pemain luar biasa perjuangannya hingga terseok-seok. Yang terjadi di lapangan: kalau kami sentuh sedikit saja pemain lawan bisa kartu kuning dan merah. Tapi tetap bermain maksimal," ujar Hanafi.
Hasil imbang ini membuat Persija naik ke posisi enam klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 19 poin. Sedangkan Persegres bergerak dari urutan 17 dengan nilai enam.