Gol Persib ke gawang PSM dicetak oleh Shohei Matsunaga pada menit ke-39 dan Atep di menit ke-55. Sementara PSM hanya mampu membalas satu gol melalui kaki Willem Jan Pluim pada menit 75.
Seusai pertandingan, asisten pelatih Persib Herrie Setyawan mengaku sangat bersyukur atas kemenangan tersebut. Menurutnya, kemenangan atas PSM bisa diraih lantaran semangat juang tingi anak asuhnya dilapangan. Herrie mengakui motivasi Atep dan kawan-kawan untuk meraih kemenangan begitu besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balik kemenangan tersebut, Herrie mengakui masih ada evaluasi yang harus diberikan kepada para pemainnya terutama saat mereka kebobolan oleh PSM.
Lihat juga:Rene Alberts: Persib Jeli Manfaatkan Peluang |
Dalam pertandingan tersebut, terlihat ada perubahan komposisi pemain yang ditampilkan. Kubu Persib memanfatkan penangguhan regulasi pemain U-23 secara optimal, sebab komposisi yang ditampilkan seluruhnya adalah pemain senior.
Herrie melanjutkan bahwa penangguhan regulasi tersebut cukup menguntungkan bagi timnya. Sebab, tim pelatih bisa leluasa menerapkan skema berbeda di setiap pertandingannya. Meski begitu, Herrie tetap menyatakan kesempatan bagi pemain muda untuk mengisi skuat inti masih terbuka lebar.
"Soal regulasi, sangat menguntungkan sekali. Kemarin sempat ditangguhkan, membuat kami bisa lebih banyak bikin skema. Bukan kami mengecilkan pemain muda, karena kesempatan masih terbuka untuk mereka," tegasnya.
Lihat juga:Tekuk PSM 2-1, Persib Merangkak Naik |