Ada dua program yang akan menjadi topik bahasan di exco tersebut. Pertama adalah pembahasan tentang program-program yang telah dilakukan, baik program tim nasional, Liga 1, dan program pengembangan sepak bola. Kedua, penetapan sosok Sekjen PSSI.
"Insya Allah Ketua Umum PSSI akan sampaikan (nama Sekjen PSSI) dan sesuai prosedur akan dimintakan persetujuannya di forum Exco," kata Plt Sekjen PSSI, Joko Driyono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, PSSI telah mengerucutkan nama kandidat Sekjen menjadi tiga nama yakni Ratu Tisha Destria, Alief Syachviar, dan Alvin Aprianto. Belum lama ini, dalam sebuah kesempatan, Ketum PSSI Edy Rahmayadi menyebut Ratu Tisha sebagai calon terkuat.
Menanggapi hal itu Joko enggan berkomentar. Ia mengatakan, penetapan Sekjen harus melalui rapat exco.
Regulasi U-23 Masih Dikaji
Sementara itu, Joko menyebut tidak akan membahas penangguhan regulasi pemain muda di rapat exco kali ini. Menurutnya, kebijakan PSSI yakni para pemain yang masuk di Timnas U-22 akan dikembalikan ke klub setelah berakhirnya SEA Games 2017 Malaysia.
Sebelumnya, Edy mengatakan bahwa regulasi kompetisi Liga 1 akan berjalan normal di paruh musim. Tidak ada lagi kewajiban penggunaan pemain U-23 dan pergantian pemain kembali menjadi tiga kali.
Lihat juga:'Persib Terpoluler di Asia Berkat Bobotoh!' |
"Kami akan melihat perkembangannya. Jangan berspekulasi karena PSSI masih mengkaji hal tersebut," ungkap Joko.
"Tapi intinya apa yang dilakukan PSSI didasarkan agar kompetisi berkualitas, azas keadilan dijaga dan lebih dari itu popularitas kompetisi, karena ini kompetisi bersinggungan dengan aspek industri dan itu menjadi pertimbangan," tutupnya.