Indonesia berada di Grup B yang terbilang sebagai grup maut bersama Thailand, Vietnam, Kamboja, Timor Leste serta Filipina. Sementara tuan rumah, Malaysia, berada di Grup A dengan Myanmar, Singapura, Laos dan Brunei Darussalam.
Keputusan menghapus hak istimewa tuan rumah ternyata tetap menguntungkan bagi Malaysia. Mereka tergabung dengan lima tim peserta yang tergolong ringan.
Manajer Tim Nasional Indonesia U-22 Endri Erawan mengakui perjuangan Evan Dimas Darmono dkk lebih berat kali ini. Sebab, mereka harus bersaing di grup maut dengan jumlah peserta yang lebih banyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Endri tetap optimistis tim asuhan Luis Milla bisa melewati segala rintangan di fase grup.
"Kita harus memanfaatkan sisa waktu yang ada dengan persiapan yang matang dan mempelajari setiap lawan yang akan kita hadapi," ujar Endri.
Skuat arahan Milla sendiri tengah menjalani pemusatan latihan terakhir di Bali mulai 30 Juni hingga 10 Juli mendatang.
Sebelum tampil di SEA Games 2017 pada Agustus mendatang, skuat Garuda Muda lebih dulu tampil di Kualifikasi Piala Asia pada 19-23 Juli 2017 di Bangkok. Thailand dan Malaysia bakal menjadi lawan Indonesia di Grup H.