Di pertandingan sebelumnya, Madura United menang 3-1 dari Persib di Stadion Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan (9/7). Sedangkan Bhayangkara FC kalah 1-2 dari PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta (9/7).
"Ini jadwal yang sulit dan sangat mepet. Kami baru menjalani pertandingan yang cukup ketat lawan Persib, harus istirahatkan pemain. Pada Selasa (11/7) kami berangkat ke Bekasi dan tak sempat latihan," kata Manajer Madura United, Haruna Soemitro, kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon.
"Kami akan ambil risiko untuk rotasi pemain. Jadi saya pikir ini ujian bagi tim Madura United karena jadwal begitu dekat," katanya menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kalau lihat statistik itu berbeda, itu berlaku musim lalu. Madura sudah lakukan banyak perubahan. Hampir 60 persen berubah," ucap Haruna.
"Ya, ada situasi berbanding terbalik. Pemain U-22 mereka itu pilar Bhayangkara," ucapnya melanjutkan.
Meski demikian, Haruna mengatakan Bhayangkara FC bukan tim sembarangan.
"Ada pilar lainnya seperti [Thiago] Furtuoso, di tengah ada kuat pemain asing, sehingga saya pikir Bhayangkara masih cukup kuat. Tapi kami tetap optimistis, harapan kami ingin dapat poin," ujar Haruna.