Semuanya bermula ketika skuat timnas Brasil makan siang di Chateau de Grande Romaine, Lesigny. Setelah itu skuat Brasil kembali ke kamar masing-masing, termasuk Ronaldo yang berbagi kamar dengan Roberto Carlos.
Tidak lama berselang, dikutip dari The Guardian, Ronaldo mengalami kejang-kejang dan busa keluar dari bagian mulutnya. Roberto Carlos pun teriak ketakutan. Edmundo dan Cesar Sampaio menjadi dua pemain Brasil yang tiba di lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronaldo tidak berkutik menghadapi Frank Leboeuf di final Piala Dunia 1998. (AFP PHOTO / RABIH MOGHRABI) |
Setelah Sampaio memberikan pertolongan pertama medis, dokter timnas Brasil Lidio Toledo kemudian masuk ke kamar Ronaldo. Di momen itu mantan bintang Barcelona dan Real Madrid tersebut sudah tertidur. Toledo dikabarkan meninggalkan kamar Ronaldo dengan meneteskan air mata.
Perancis menang 3-0 atas Brasil lewat dua gol sundulan Zinedine Zidane dan satu gol Emmanuel Petit. (AFP PHOTO / PATRICK HERTZOG) |
Ketika skuat timnas Brasil pergi ke Stade de France untuk menjalani laga final, Ronaldo justru dibawa ke Klinik Lilas di Paris. Ketika itu rumor Ronaldo tidak akan bermain di final sudah beredar. Bahkan Edmundo sudah diplot Zagallo untuk menjadi starter.
Ronaldo terlihat tidak bertenaga ketika tampil di final Piala Dunia 1998. (AFP PHOTO / PATRICK HERTZOG) |
Alhasil, Ronaldo tidak maksimal sepanjang 90 menit pertandingan. Pergerakannya selalu mampu diantisipasi Frank Leboeuf. Ronaldo pun terlihat tidak bertenaga untuk bermain. Brasil kemudian menelan kekalahan terbesar di Piala Dunia 0-3 (sebelum rekor dipatahkan di Piala Dunia 2014).
Ronaldo tidak berkutik menghadapi Frank Leboeuf di final Piala Dunia 1998. (AFP PHOTO / RABIH MOGHRABI)
Perancis menang 3-0 atas Brasil lewat dua gol sundulan Zinedine Zidane dan satu gol Emmanuel Petit. (AFP PHOTO / PATRICK HERTZOG)
Ronaldo terlihat tidak bertenaga ketika tampil di final Piala Dunia 1998. (AFP PHOTO / PATRICK HERTZOG)
Ronaldo yang jadi pemain terbaik dunia di tahun 1997 harus puas sebagai runner up Piala Dunia 1998. (AFP PHOTO / AFP POOL / GABRIEL BOUYS)
Ronaldo saat menghadiri sidang investigasi terkait kontroversi final Piala Dunia 1998. (Foto: REUTERS)