Hal itu disampaikan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto usai menerima perwakilan PSSI: Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono dan Sekjen Ratu Tisha di Kantor Kemenpora, Rabu (26/7).
Salah satu hal yang dibahas adalah target raihan medali cabor sepak bola di SEA Games 2017.
"Kami ingin konfirmasi soal target, setiap paparan Pak Tjip (Ahmad Sutjipto, Ketua Satlak Prima) selalu rapi sekali soal target medali," kata Gatot di Media Centre Kemenpora.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia U-22 ditargetkan raih emas di SEA Games 2017 oleh PSSI. (Dok. PSSI) |
"Harapan Ketum PSSI (Edy Rahmayadi) juara, tapi hitung-hitungan Prima di SEA Games hanya perak. Ini dikeluarkan Prima supaya PSSI punya gambaran utuh mekanisme Prima dalam perhitungan target," jelas Gatot.
Disebut Gatot, PSSI sudah mengirimkan proposal anggaran untuk kebutuhan timnas sepak bola sepanjang 2017 sebesar Rp60 miliar. Jumlah tersebut bukan hanya diproyeksikan ke SEA Games melainkan pengembangan sepak bola sepanjang 2017.
Laga uji coba yang ditaggung Prima adalah yang berlangsung di kawasan Asia Tenggara. Sedangkan untuk Asian Games boleh uji coba ke Asia.
"Pak Tjip juga kasih saran, PSSI bisa jadi pakai alternatif kedua supaya bisa dibantu Prima. Yaitu dengan memanfaatkan status atlet pratama kepada pemain asalkan ada SK-nya," tandas Gatot.
Timnas Indonesia U-22 ditargetkan raih emas di SEA Games 2017 oleh PSSI. (Dok. PSSI)