Berdasarkan keterangan manajer tim Arema, Rudy Widodo, Aji telah menyampaikan secara lisan memilih opsi untuk mundur.
Tak pelak, laga pamungkas putara pertama antara Arema menghadapi Borneo FC yang berakhir dengan hasil imbang tanpa gol, jadi pertandingan terakhir Aji.
"Setelah laga Arema menghadapi Borneo FC, kami langsung berdiskusi dengan coach Aji. Kami pikir memang opsi ini (Aji mundur) yang terbaik bagi seluruh elemen Arema," demikian penjelasan Ruddy, kepada CNNIndonesia.com, Senin (31/7) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruddy pun tak bisa menampik aspirasi yang begitu deras dari para fan Arema, Aremania, yang mendesak agar Aji segera lengser.
Selain itu, mundurnya Aji disebut Ruddy juga demi kebaikan sang pelatih dan keluarganya.
"Kasihan juga jika ia (Aji) dan keluarga terus mendapatkan tekanan (dari suporter) jika masih berada di Arema," kata Ruddy.
Sebelumnya, Aji sempat melontarkan komentar, tidak akan mundur jika belum ada sinyal dari manajemen, meski ada tekanan dari Aremania.
"Tapi ini demi kebaikan bersama, seluruh komponen Arema, bahkan juga untuk coach Aji sendiri. Nanti ia akan pamitan dengan tim setelah menyampaikan (mundur) kepada manajemen."
"Laga menghadapi Borneo FC merupakan yang terakhir baginya. Kami doakan semoga coach Aji sukses ke depannya," pungkas Ruddy.
Lihat juga:Arema Pertimbangkan Depak Marquee Player |
Aji mendapat kritikan tajam dari Aremania setelah pada tiga laga beruntun di sisa putaran pertama, gagal membawa Singo Edan meraih kemenangan. Rinciannya adalah dua kali kelalahan dari Persipura (0-2) dan Semen Padang (0-2) serta ditahan imbang Borneo FC (0-0). Arema pun masih tertahan di posisi ketujuh klasemen putaran pertama Liga 1.