Mayweather akan bertarung melawan petarung UFC Conor McGregor di T-Mobile Arena, Paradise, Nevada, Amerika Serikat, pada 26 Agustus 2017.
Bentuk otot di tubuh Mayweather maupun McGregor merupakan hasil latihan ekstra keras yang mereka tempuh demi mendapatkan performa maksimal di atas ring.
Menariknya, Mayweather yang dalam karier tinjunya mencatat 49 kali menang tanpa kalah, tak cukup baik untuk dijadikan contoh sebagai petinju yang pandai menjaga asupan nutrisi. Demikian yang diungkapkan mantan koki Mayweather, Quaina Jeffries, dalam sebuah wawancara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buah-buahan adalah salah satu cara Jeffries untuk membantu nutrisi petinju 40 tahun tersebut.
Lihat juga:Malignaggi: Pukulan McGregor Keras |
"Kami akan membuatkannya jus yang banyak," kata Jeffries seperti dikutip dari Telegraph, Senin (31/7).
Maklum, Mayweather Jr. disebut paling membenci wortel.
Menghindari makanan siap saji, makan sayur-sayuran, dan latihan rutin adalah kewajiban yang mesti dipenuhi seorang petinju. Hal ini lantaran tinju merupakan olahraga yang memerlukan ketahanan, ketangkasan, kekuatan, dan kecepatan, serta paling banyak menguras stamina.
Lihat juga:Jas Vulgar McGregor Dijual Rp86,6 Juta |
Sementara itu, pelatih tinju Matt Smith mengatakan diet dan nutrisi berperan penting dalam kesuksesan seorang petinju profesional.
"Dalam tinju, kekurangan sedikit nutrisi saja akan sangat terasa jika berhadapan dengan lawan yang siap 100 persen secara asupan nutrisi," ucap Smith.