Terakhir, Persija Jakarta didenda Rp30 juta lantaran ulah suporter yang membentangkan spanduk bermakna SARA dan meledakkan petasan.
Aksi negatif tersebut dilakukan oknum suporter saat Persija melawat ke markas PS TNI di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, 10 Juni lalu.
"Jika pelanggaran-pelanggaran seperti itu masih terjadi lagi, kerugian tidak saja pada citra klub. Namun juga pada hukuman denda. Pada akhirnya, kita semua yang merugi," kata Gede dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (31/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jakmania yang dipimpin Ferry Indra Sjarif memang tengah mengkampanyekan perdamaian dengan Bobotoh --suporter Persib Bandung--. Ia juga tak segan menegur keras anggotanya yang masih ngeyel menyuarakan yel-yel rasial.
Senada, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Arief Perdana Kusuma pun merespons positif Imbauan itu. Ia berdalih selama ini Panpel Persija sudah bekerja keras di setiap laga kandang untuk menertibkan penonton.
"Mari kita bekerjasama untuk membuat semuanya berjalan sesuai keinginan. Jika itu terjadi, kita akan bisa menjadi suporter yang kreatif, santun, dan contoh bagi suporter lain," ucap Arief.