CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono pun memilih bungkam menanggapi kabar soal pemecatan pemain yang kali pertama berkarier di Chelsea tersebut.
"Belum, saya belum bisa bicara banyak. Saya harus bicarakan terlebih dulu kepada pemain yang bersangkutan (Cole). Saya akan sampaikan jika sudah ada pernyataan resmi klub," ucap Teddy kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Rabu (2/8) pagi.
Sebelumnya, Umuh kembali menegaskan, status sebagai striker Persib tak akan diperpanjang hingga putaran kedua. Ia pun mengatakan, sudah menyampaikan rekomendasi itu kepada CEO, jajaran direksi PT PBB, dan pemilik klub.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tinggal tunggu saja keputusan dari manajemen. Yang jelas, Cole sudah tidak bisa lagi berada di Persib untuk putaran kedua," tegas Umuh kepada CNNIndonesia.com.
Cole sempat menyampaikan curahan hatinya di Instagram terkait pernyataan Umuh ke media bahwa dirinya tak lagi di Persib.
"Saya akan tetap profesional dan tenang seperti biasanya. Namun serangan langsung ini terhadap saya sepanjang musim harus disetop," terang Cole.
Ia mengaku kesal dengan pernyataan Umuh yang menerangkan seluruh komponen Persib, termasuk Bobotoh memang sudah tak menginginkannya.
"Coba lihat diri Anda sendiri sebelum menyalahkan orang baik. Saya sangat terkejut dan kecewa dengan pernyataan Umuh Muchtar di media Sky Sports Inggris," terang Cole.
"Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya punya hubungan bagus dengan Persib dan semua orang terkait dengan tim. Namun, manipulasi melalui media ini harus dihentikan karena ketika ada orang yang ingin mencoba menghancurkan karier saya sejak awal, itu akan jadi masalah pribadi."
Lihat juga:PSM Cegah Bombernya ke Persib |
Ia bahkan menegaskan ingin menghabiskan kontraknya di Persib selama setahun sesuai kesepakatan awal. (bac)