"Kami sudah koordinasi dengan pihak keamanan karena diperkirakan ada hampir 300 orang hadir," kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Rabu (2/8).
Gatot menjelaskan, pertemuan antarsuporter sepak bola nasional digelar dalam waktu dekat sebagai respons insiden Ricko Andrean. Suporter Persib Bandung ini meninggal akibat dikeroyok sesama Bobotoh.
"Kemudian ini adalah janji pemerintah setahun lalu bahwa ada saatnya suporter dikumpulkan pemerintah," katanya menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Gatot kehadiran 300 suporter cukup mewakili suporter Indonesia.
"Kami juga mohon maaf jika ada klub-klub yang belum diundang karena ada protes dari klub Liga Nusantara. Kami tak ingin membedakan level dan kasta, tapi mungkin sudah cukup terwakili," ucapnya melanjutkan.
Kemenpora pun mengizinkan peserta untuk menggunakan atribut atau jersey klub idolanya masing-masing.
"Bahkan menggunakan jersey itu wajib, kemudian mereka juga diperbolehkan membawa bendera atau genderang. Tetapi nanti pada saat mereka bergandengan tangan yang digunakan jersey merah putih," ujar Gatot.