Bima mengungkapkan, waktu kedatangan Ezra yang mepet ke pemusatan latihan (TC) mau tak mau membuat Ezra harus bergerak cepat.
Namun, Bima menegaskan tidak mempermasalahkan sempitnya waktu yang dimiliki Ezra untuk bergabung dengan teman-teman lain di pemusatan latihan.
"Malam ini atau besok hadir (tiba di Jakarta) dan akan gabung dengan teman-teman lain. Semoga bisa adaptasi dengan cepat bersama rekan-rekan lain."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ezra Walian dijadwalkan bakal bergabung latihan Timnas Indonesia U-22 pada Kamis (10/8) di Lapangan SPH Karawaci Tangerang. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
Bima menambahkan, sebetulnya bukan hal sulit bagi Ezra untuk beradaptasi dengan teman-temannya di Timnas. Pasalnya, Ezra sudah beberapa kali mengikuti pemusatan latihan sebelumnya.
"Sama Ezra kan sudah sering juga waktu itu di Bali latihan bareng, di Karawaci juga beberapa kali. Saya pikir teman-teman sudah banyak mengerti (Ezra), tinggal komunikasi saja yang paling penting," jelas Bima.
Terkait kondisi fisik Ezra, Bima mengatakan itu adalah hal utama yang ingin dilihat pelatih Luis Milla pada kedatangan Ezra nanti. Seperti diketahui, Ezra batal membela Timnas Indonesia diajak kualifikasi Piala Asia U-22 2018 lantaran terserang bakteri Salmonella.
Kala itu, Ezra langsung kembali ke Belanda untuk menjalani pengobatan. Namun, setelah itu Ezra juga terus melakukan latihan sendiri bahkan sudah dua kali ia mengikuti latihan percobaan bersama Bolton Wanderes dan West Ham United.
"Pelatih ingin lihat kondisi fisiknya karena kemarin habis sakit, kami ingin lihat perkembangannya bagaimana?" pungkas Bima.
Ezra Walian dijadwalkan bakal bergabung latihan Timnas Indonesia U-22 pada Kamis (10/8) di Lapangan SPH Karawaci Tangerang. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)