Jika ada seri yang sangat memungkinkan Lorenzo meraih kemenangan musim ini, maka seri itu adalah GP Austria. Kenapa? Karena Sirkuit Red Bull Ring sangat cocok dengan sepeda motor Ducati Desmosedici.
Dengan empat jalur lurus yang cepat, Sirkuit Red Bull Ring memang sangat cocok untuk motor Ducati Desmosedici. Terbukti musim lalu Ducati berhasil mendominasi balapan GP Austria, dengan Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso finis satu-dua.
Sudah bukan rahasia kekuatan utama Desmosedici adalah kecepatan yang luar biasa di trek lurus, yang tidak mampu diimbangi RC213V milik Honda dan YZR-M1 milik Yamaha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valentino Rossi musim lalu finis posisi keempat di GP Austria. (AFP PHOTO / Michal Cizek) |
Musim ini Lorenzo sudah dua kali berhasil finis lebih baik daripada Rossi, yakni di GP Spanyol dan GP Katalonia. Dan di GP Austria, Lorenzo memiliki peluang untuk unggul lebih telak atas Rossi dengan meraih kemenangan atas Rossi.
Ducati mendominasi balapan GP Austria musim lalu. (AFP PHOTO / Michal Cizek) |
Valentino Rossi meyakini Red Bull Ring tidak cocok untuk Yamaha. (AFP PHOTO / JOE KLAMAR) |
Lihat juga:Rossi: Motor Saya Mirip Robot Goldrake! |
Kondisi itu juga membuat rekan setim Lorenzo, Andrea Dovizioso, juga pantas dijagokan menjadi pemenang di GP Austria. Marquez juga tidak bisa dianggap sebelah mata, karena pebalap Repsol Honda itu sedang mengincar hattrick kemenangan pertamanya musim ini.
Valentino Rossi musim lalu finis posisi keempat di GP Austria. (AFP PHOTO / Michal Cizek)
Ducati mendominasi balapan GP Austria musim lalu. (AFP PHOTO / Michal Cizek)
Valentino Rossi meyakini Red Bull Ring tidak cocok untuk Yamaha. (AFP PHOTO / JOE KLAMAR)