logo CNN Indonesia

Lima Momen Terbaik 25 Tahun Liga Primer Inggris

, CNN Indonesia
Lima Momen Terbaik 25 Tahun Liga Primer Inggris The Invincibles Arsenal 2003/2004 adalah salah satu momen terbaik dalam 25 tahun sejarah Liga Primer Inggris. (AFP PHOTO / ODD ANDERSEN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tepat 15 Agustus 2017, Liga Primer Inggris bakal merayakan ulang tahun perak atau 25 tahun. Banyak kisah-kisah menarik yang tersaji setiap musim kompetisi kasta tertinggi di Inggris tersebut sejak edisi pertama pada 1992/1993. 

Berikut CNNIndonesia.com menyajikan sejumlah momen unik Liga Primer Inggris:

1. Tendangan Kungfu Eric Cantona

Eric Cantona dan Manchester United adalah pesona utama Liga Primer Inggris di tahun-tahun pertama kelahiran mereka. Selain kesuksesan Cantona memimpin Manchester United mendominasi perolehan titel juara, Cantona juga terkenal dengan aksi-aksi kontroversialnya.

Salah satu momen paling dikenang adalah ketika ia menendang seorang suporter Crystal Palace, Matthew Simmons.

Eric Cantona sempat menghadapi tuntutan dua minggu penjara meskipun akhirnya ia terbebas dari tuntutan tersebut.Eric Cantona sempat menghadapi tuntutan dua minggu penjara meskipun akhirnya ia terbebas dari tuntutan tersebut. (AFP PHOTO / GERRY PENNY)
Peristiwa itu bermula saat Cantona diejek oleh Simmons ketika ia meninggalkan lapangan usai terkena kartu merah. Cantona tak terima atas perlakuan itu dan langsung melayangkan tendangan kungfu ke arah Simmons.

“Saya mewujudkan mimpi banyak orang. Saya melakukan untuk mereka dan mereka gembira. Itu adalah sebuah kebebasan untuk mereka.”

“Kalian tahu yang dirasakan penonton ketika melihat gol, namun menendang hooligan adalah sebuah hal yang tak bisa dilihat setiap hari. Namun tetap itu merupakan sebuah kesalahan,” kata Cantona tentang tragedi itu dalam wawancara dengan BBC di tahun 2011.

2. Arsenal The Invincibles

Arsenal mencatatkan satu sejarah besar di Liga Primer Inggris ketika mereka mampu jadi juara musim 2003/2004. Dalam perjalanan mengarungi kompetisi musim itu, Arsenal mampu menyudahi kompetisi tanpa pernah sekalipun menelan kekalahan.

Dari 38 pertandingan yang mereka lewati, Arsenal mengantongi 26 kemenangan dan 12 hasil seri.

Status Invincibles ini sendiri dipastikan oleh The Gunners lewat perjuangan sengit di pekan terakhir. Arsenal lebih dulu tertinggal satu gol di babak pertama.

Arsenal punya bintang-bintang top seperti Robert Pires, Thierry Henry, Ashley Cole, dan Patrick Vieira.Arsenal punya bintang-bintang top seperti Robert Pires, Thierry Henry, Ashley Cole, dan Patrick Vieira. (Foto: AFP PHOTO / ODD ANDERSEN)
Namun kemudian The Gunners sukses memenangkan pertandingan lewat gol penalti Thierry Henry dan Patrick Vieira di babak kedua.

Arsenal pun meraih trofi Liga Primer Inggris yang sangat bersejarah!

Trofi itu sendiri makin dikenang karena trofi itu jadi titel Liga Inggris terakhir yang didapat Arsenal hingga saat ini.

3. Kedatangan Jose Mourinho ke Inggris

Salah satu hal yang membuat Liga Primer Inggris jadi liga paling menarik di dunia adalah kedatangan Jose Mourinho 'The Special One' ke Inggris pada 2004.

Mourinho dan Liga Inggris berada dalam simbiosis mutualisme dan keduanya saling menguntungkan dalam hal meraih ketenaran.

Nama Mourinho yang mampu membawa FC Porto juara Liga Champions 2003 makin bersinar setelah hijrah ke Chelsea.

Jose Mourinho dengan segala komentar uniknya membuat persaingan di Liga Primer Inggris makin menarik.Foto: AFP PHOTO / ODD ANDERSEN
Jose Mourinho dengan segala komentar uniknya membuat persaingan di Liga Primer Inggris makin menarik.

Bersama Chelsea, Mourinho makin membuat Liga Inggris berwarna dengan komentar-komentar kontroversialnya terhadap rival-rivalnya seperti Alex Ferguson, dan terutama Arsene Wenger.

Mourinho, dengan kucuran dana luar biasa Roman Abramovich, mampu mengangkat Chelsea jadi tim juara.

Setelah 13 tahun berlalu, nama Mourinho masih jadi salah satu sosok yang punya nilai jual tinggi, meski kini telah hijrah ke Manchester United.

4. Titel Dramatis Manchester City 2011/2012

Manchester City menjelma jadi tim kuat di akhir era 2000-an. Namun mereka belum merasakan titel Liga Primer Inggris. Musim 2011/2012 jadi musim dengan kesempatan terbaik bagi The Citizens untuk meraih kemenangan.

Jelang pekan terakhir, ManCity hanya unggul selisih gol atas rival mereka, Manchester United. Sergio Aguero bakal menghadapi QPR di Stadion Etihad sedangkan United harus bertandang ke markas Sunderland.

Meski di atas kertas City unggul atas QPR, namun skuat asuhan Roberto Mancini terlihat demam panggung. Setelah sempat unggul 1-0 lewat Pablo Zabaleta, City malah tertinggal 1-2 karena Djibril Cisse dan Jamie Mackie mencetak gol untuk QPR.

Di tempat yang berbeda, United sudah memastikan kemenangan atas Sunderland dengan skor 1-0. Para pemain Manchester United masih berdiri di tengah lapangan untuk menunggu kabar dari Stadion Etihad.

Di Stadion Etihad, pendukung Manchester City sudah hampir putus asa. Ada beberapa yang sudah terlihat menangis karena tim kesayangan mereka masih butuh dua gol saat laga memasuki injury time.

Saat harap-harap cemas, Edin Dzeko dan Sergio Aguero muncul sebagai pahlawan. Sundulan Dzeko dan tembakan keras kaki kanan Aguero memastikan The Citizens jadi juara Liga Primer Inggris di detik-detik terakhir!

Sergio Aguero jadi penentu titel juara Liga Primer Inggris untuk Manchester City lewat golnya di detik-detik terakhir.Sergio Aguero jadi penentu titel juara Liga Primer Inggris untuk Manchester City lewat golnya di detik-detik terakhir. (Foto: AFP PHOTO / PAUL ELLIS)

5. Leicester City, Underdog yang Jadi Juara

Di tengah gelimang uang dan bintang klub-klub besar Liga Primer Inggris, Liga Inggris masih bisa menghadirkan kejutan.

Kejutan besar itu hadir di musim 2015/2016. Ketika banyak klub-klub besar berambisi jadi juara, Claudio Ranieri sukses mengantar Leicester mengalahkan klub-klub papan atas dalam perburuan gelar.

The Foxes tampil konsisten sejak awal musim namun Ranieri terus berusaha merendah dengan mengatakan kejutan timnya hanya sesaat. Ranieri baru berani mengatakan timnya punya peluang juara ketika Liga Inggris mulai memasuki pekan-pekan terakhir.

Leicester City jadi juara Liga Primer Inggris lewat kerja sama tim yang apik sepanjang musim.Leicester City jadi juara Liga Primer Inggris lewat kerja sama tim yang apik sepanjang musim. (Foto: Reuters / Carl Recine)

Keberhasilan Leicester ini makin terasa menarik lantaran Ranieri justru dikenal sebagai Mr.Runner Up ketika menangani klub-klub besar dalam perjalanan karier sebelumnya.

Sukses The Foxes juga memunculkan bintang-bintang baru seperti Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan N'Golo Kante.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Merayakan Ultah Perak EPL
0 Komentar
Terpopuler
CNN Video