Setelah saling unjuk kebolehan di beberapa lap terakhir, Dovizioso mampu berada di depan Marquez di lap pamungkas.
Namun di tikungan terakhir, Marquez melakukan manuver penuh risiko dengan menyalip Dovizioso dari sisi dalam. Marquez memotong jalur laju Dovizioso.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:FOTO: Duel Menegangkan Dovizioso vs Marquez |
Beruntung bagi Dovizioso, ia tetap berpikir jernih dan tenang sehingga bisa melewati Marquez tanpa terjadi kontak yang berpotensi membuat keduanya bertabrakan dan terjungkal.
"Bisa memenangkan perlombaan di tikungan terakhir tentunya sangat berbeda dan jadi spesial, terutama melawan Marc Marquez karena ia sangat hebat dalam duel."
Andrea Dovizioso kesal dengan manuver Marc Marquez di tikungan terakhir. (Foto: AFP PHOTO / Jure Makovec) |
"Saya melakukan gerakan itu berdasarkan insting semata karena menurut saya tikungan itu bukanlah tikungan yang tepat untuk menyusul pebalap lain."
"Namun saya sangat paham, begitu juga dengan semua orang tentang karakter Marc Marquez. Saya sukses melakukan yang terbaik di tikungan terakhir tersebut," kata Dovizioso.
Lihat juga:Valentino Rossi Mulai Menyerah Kejar Marquez |
Dovizioso sendiri mengakui bahwa pada awalnya ia tak menduga Marquez akan nekat coba menyusulnya di tikungan terakhir.
"Karena tak ada ruang dan tempat yang ideal untuk melakukan pengereman maksimal. Namun, kemudian saya mendengar ia membuka gas dan suara mesinnya. Ia coba melibas tikungan dengan lebih baik dari saya dan coba menyusul saya."
"Jadi saya biarkan ia melewati saya untuk kemudian saya bisa melaju lebih cepat setelah tikungan dilalui," ujar Dovizioso.
Kemenangan di GP Austria membuat Dovizioso naik ke peringkat dua klasemen sementara MotoGP 2017 dan hanya tertinggal 16 poin dari Marquez di puncak.
Andrea Dovizioso kesal dengan manuver Marc Marquez di tikungan terakhir. (Foto: AFP PHOTO / Jure Makovec)