Hendy dan Yolla menumpahkan kekecewaan bahkan sampai menangis setelah berlaga di nomor ganda putra. Selisih poin yang besar antara mereka dengan pesilat Malaysia tak bisa diterima.
Hendy dan Yolla, dikutip dari Antara, bahkan sempat ingin menolak pemberian medali perak. Namun akhirnya manajer Tim Pencak Silat Indonesia Edhy Prabowo berhasil membujuk Hendy dan Yolla hingga mereka tenang dan bahkan bersedia meladeni permintaan wawancara dengan media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yolla secara terus terang mengungkapkan keheranannya terhadap penilaian yang ada di laga tersebut.
Edhy sendiri juga mengatakan bahwa nilai 582 poin yang didapat duet Malaysia terbilang luar biasa. Duet Indonesia sendiri hanya mendapat nilai 554 di laga ini.
""Ini poin yang tidak wajar. Belum ada dalam sejarah ganda putra. Namun bagaimana lagi, kami harus terima hal itu."
"Kami tak boleh patah semangat karena masih ada 19 nomor yang dipertandingkan," ujar Edhy.