Pada gim pertama, Axelsen terlibat duel yang sengit melawan Lin Dan. Setelah unggul tipis 11-9 pada interval gim pertama, Axelsen mampu merebut gim pertama lewat kemenangan deuce, 22-20.
Kemenangan di gim pertama membuat Axelsen makin percaya diri di gim kedua. Alhasil, Axelsen mampu mengakhiri perlawanan Lin Dan dengan skor 21-16.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu bagi Lin Dan kekalahan ini membuatnya gagal berdiri sendirian jadi pemilik rekor titel terbanyak di Kejuaraan Dunia. Lin Dan saat ini masih bersanding dengan legenda Korea Selatan, Park Joo-bong dan Zhao Yunlei sebagai pengoleksi gelar terbanyak dengan torehan lima titel juara.
Di nomor tunggal putri sejarah juga tercipta seiring keberhasilan Nozomi Okuhara jadi juara. Nozomi jadi pebulutangkis tunggal putri pertama yang mampu jadi juara dunia usai menaklukkan Sindhu P.V dari India dengan skor ketat, 21-19, 20-22, 22-20 dalam tempo 1 jam 50 menit.
Nozomi Okuhara jadi pebulutangkis tunggal putri Jepang pertama yang mampu jadi juara dunia. (Foto: REUTERS/Russell Cheyne) |
Bagi Sindhu, kekalahan di final Kejuaraan Dunia 2017 mengulang kekecewaannya saat dirinya juga gagal di final Olimpiade 2016 lalu.
Sementara itu di nomor ganda putri, Chen Qingchen/Jia Yifan mampu jadi yang terbaik setelah menang atas Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, 21-18, 17-21, 21-15. (ptr)
Nozomi Okuhara jadi pebulutangkis tunggal putri Jepang pertama yang mampu jadi juara dunia. (Foto: REUTERS/Russell Cheyne)