Salah satu penggawa skuat Garuda Muda, Rezaldi Hehanusa, mengaku dirinya dan rekan-rekan lainnya masih berusaha melupakan pahitnya memori semifinal sambil mengalihkan fokus ke laga perebutan medali perunggu menghadapi Myanmar.
"Kalau saya lihat sih karena baru beberapa hari, jadi rasa-rasa sedih masih ada mungkin. Tapi kita tidak boleh berlarut-larut juga. Pelatih juga bilang kita masih ada satu pertandingan dan harus fokus merebut perunggu," ucap Rezaldi.
"Harus dibawa enjoy, tidak boleh bersedih-sedih terus," ucap pemain Persija Jakarta menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rezaldi Hehanusa (kanan) menjadi salah satu andalan dalam membangun serangan sayap Timnas Indonesia U-22. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN) |
Lihat juga:Daftar Harga Tiket Timnas Indonesia vs Fiji |
"Tapi dari pemain, kami berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk PSSI dan Indonesia," ujarnya.
Indonesia terakhir kali bertemu Myanmar di ajang SEA Games pada dua tahun lalu. Kala itu, Aji Santoso dan anak asuhnya kalah 2-4.
Rezaldi Hehanusa (kanan) menjadi salah satu andalan dalam membangun serangan sayap Timnas Indonesia U-22. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN)