Meski mampu mengalahkan Myanmar, Timnas Indonesia tampil buruk di babak pertama. Bahkan tim Garuda Muda tertinggal 0-1 pada akhir babak pertama setelah Than Paing mencetak gol pada menit ke-22 untuk Myanmar.
Indonesia baru bangkit di babak kedua. Tiga gol dari Evan Dimas, Septian David Maulana, dan Rezaldi Hehanusa memastikan kemenangan 3-1 Indonesia atas Myanmar.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Milla tidak tertarik membahas penampilan buruk Timnas Indonesia di babak pertama. Pelatih asal Spanyol itu lebih memilih untuk mengomentari keberhasilan Indonesia meraih medali perunggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luis Milla gagal memenuhi target emas di SEA Games 2017. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat) |
“Bisa kita lihat babak kedua kontrol pertandingan anak-anak bagus dalam kontrol bola dan bertahan, sampai akhirnya meraih medali perunggu,” sambungnya.
Milla sendiri akan berganti fokus usai membawa Timnas Indonesia U-22 meraih medali perunggu. Pasalnya, akhir pekan ini Milla untuk kali pertama akan menukangi Timnas Indonesia senior ketika menghadapi Fiji di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (2/9).
Debut Milla bersama Timnas Indonesia saat dikalahkan Myanmar 1-3, 21 Maret lalu, memang berstatus pertandingan senior. Namun, skuat yang digunakan ketika itu adalah Timnas Indonesia U-22 yang saat ini ditanganinya di SEA Games 2017.
Luis Milla gagal memenuhi target emas di SEA Games 2017. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat)