Wiranto yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) itu tidak mau menjawab pertanyaan wartawan yang menanyakan penurunan prestasi bulutangkis di SEA Games 2017 Kuala Lumpur.
"Sudah baguslah (prestasinya). Ini ketat sekali kok," kata Wiranto saat penjemputan juara dunia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (29/8).
Ketika ditanya berkurangnya jumlah medali emas di SEA Games kali ini, Wiranto justru membandingkannya dengan prestasi di Kejuaraan Dunia yang digelar di Glasgow, Skotlandia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonatan Christie penyumbang emas di tunggal putra SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
"Di SEA Games yang begitu ketat, walaupun kita peringkat kelima, tapi bulutangkis berikan satu andil, dua emas. Masih kurang apa? Nanti suatu saat kita tingkatkan lagi. Kamu saja kurang doa," ujarnya menjawab pertanyaan CNNIndonesia.com soal penurunan prestasi di SEA Games 2017.
Lihat juga:Liliyana: Target Akhir Saya Emas Asian Games |
Seperti diketahui di SEA Games 2017 Indonesia mengalami penurunan raihan medali emas dan gagal mempertahankan status juara umum di cabang bulutangkis. Indonesia hanya mampu meraih dua medali emas dan empat perunggu.
Sementara dua tahun lalu di SEA Games Singapura, Indonesia mendapatkan prestasi yang lebih baik. Indonesia menjadi negara peserta yang paling banyak mengoleksi medali di kala itu lewat torehan tiga emas, dua perak dan empat perunggu.
Jonatan Christie penyumbang emas di tunggal putra SEA Games 2017. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)