Dalam wawancara dengan situs resmi MotoGP sebelum kecelakaan enduro, pekan lalu, Rossi mengatakan sulit baginya untuk cepat fit 100 persen dari satu balapan ke balapan lainnya di usia 38.
Rossi mengakui usianya yang sudah tidak muda menjadi salah satu penghalang baginya untuk menjadi juara dunia. Tapi, pebalap asal Italia itu menolak disebut pebalap tua.
“Hal pertama adalah tubuh. Sekarang lebih sulit dan saya harus latihan lebih banyak. Lebih sulit untuk kembali fit. Saya tidak tua, mungkin yang terjadi adalah pebalap lainnya terlalu muda,” ujar Rossi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valentino Rossi mengaku harus lebih pandai menghadapi pebalap yang lebih muda. (AFP PHOTO / APA / ERWIN SCHERIAU) |
“Generasi baru selalu kuat dan cepat, tapi mereka juga punya tantangan hebat. Anda belajar banyak dari mereka. Saya belajar banyak dari pebalap tua ketika saya masih muda, dan sekarang kebalikannya,” ucap Rossi.
Valentino Rossi dipastikan absen di GP San Marino akhir pekan ini. (AFP PHOTO / Oli SCARFF) |
Terkait sejumlah pebalap muda yang mengincar posisinya di Yamaha, Rossi dengan singkat mengatakan, “Akan sulit bagi mereka. Saya akan berusaha maksimal mempertahankan posisi.”
Rossi sendiri dipastikan tidak bisa tampil di GP San Marino, Minggu (10/9), usai menjalani operasi patah tulang tibia dan fibula. Keikutsertaan Rossi di GP Aragon, 24 September mendatang, juga masih diragukan.
Valentino Rossi mengaku harus lebih pandai menghadapi pebalap yang lebih muda. (AFP PHOTO / APA / ERWIN SCHERIAU)
Valentino Rossi dipastikan absen di GP San Marino akhir pekan ini. (AFP PHOTO / Oli SCARFF)