Dovizioso sempat berada pada jarak yang dekat dengan Marquez di tengah perlombaan namun kemudian Marquez mampu menjauh dan kembali menjaga jarak. Usai momen tersebut, Dovizioso memilih untuk tak ambil risiko berlebihan untuk mengejar Marquez.
Meski harus melihat Marquez memenangkan GP San Marino dan berhak atas 25 poin, Dovizioso masih memiliki koleksi poin yang sama dengan Marquez, 199 poin di papan klasemen sementara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Semua pebalap tentunya ingin selalu jadi pemenang sepanjang waktu. Namun untuk kali ini saya tak mendapatkan perasaan bagus terhadap motor.”
Andrea Dovizioso memilih bermain aman dibandingkan ngotot mengejar Marc Marquez. (Foto: AFP PHOTO / Oli SCARFF) |
Dengan kondisi tersebut, Dovizioso pun puas terhadap hasil balapan GP San Marino. Meski selisih sembilan poin atas Marquez kini telah menghilang, Dovizioso tetap optimistis menatap persaingan di sisa musim.
“Saya bahagia dengan raihan podium yang saya raih di balapan kali ini. Kami belum pernah melakukannya di Misano.”
“Soal perburuan gelar juara dunia, kami masih ada di dalamnya dan jalan menuju juara dunia masih sangat panjang,” kata Dovizioso.
Seri MotoGP berikutnya adalah GP Aragon yang berlangsung pada 24 September mendatang.
Andrea Dovizioso memilih bermain aman dibandingkan ngotot mengejar Marc Marquez. (Foto: AFP PHOTO / Oli SCARFF)