Seperti dilansir dari situs resmi PSSI, Rifad kerap membawa cokelat sebagai salah satu bekal utamanya setiap kali bepergian.
Tak terkecuali di Myanmar, Rifad selalu menyamil cokelat yang dibawanya dari Indonesia setelah selesai menyantap makanan di hotel.
"Saya sangat menyenangi cokelat dan ini saya sukai sejak kecil. Saat di mes atau pemusatan latihan bersama Timnas U-19 di Indonesia, saya selalu membeli cokelat di minimarket terdekat. Ini jadi tambahan energi saya," terang Rifad.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cokelat kan ada manfaatnya seperti meningkatkan mood (sausana hati). Apalagi, kami harus fokus menghadapi semua laga di Piala AFF ini," kata pemain kelahiran 6 Juli 1999 itu.
Khusus di Myanmar, Rifad membekali dirinya dengan begitu banyak cokelat yang dibelinya dari Indonesia. Bahkan, ada pula pemberian dari orang-orang terdekatnya.
Timnas Indonesia bertekad menaklukkan Vietnam di laga Grup B Piala AFF U-18 2017. (Dok. PSSI) |
"Di sini (Myanmar) cokelatnya beda dengan yang dijual di Indonesia, untungnya ada juga (kerabat) yang membawakan saya (cokelat)," ungkap Rifad.
Indonesia membutuhkan kemenangan untuk meraih tiket semifinal Piala AFF U-18.
Timnas Indonesia bertekad menaklukkan Vietnam di laga Grup B Piala AFF U-18 2017. (Dok. PSSI)