AIMAG 2017 berlangsung di Ashgabat, Turkmenistan, pada 17-27 September. Sebanyak 62 negara yang terdiri dari 45 negara Asia dan 17 negara Oseania, berpartisipasi dalam ajang edisi kelima tersebut.
"Ini adalah pemanasan Asian Games 2018, semua atlet harus kita ikut sertakan. Memastikan Asian Games siap tampil dan tempur," kata Imam kepada para awak media usai upacara pelepasan.
Acara pelepasan dimulai dengan pengukuhan Kontingen AIMAG 2017 oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Erick Thohir. Erick mengatakan ajang tersebut merupakan sebuah kesempatan yang baik bagi para atlet Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada apa-apa laporkan kepada saya, nanti saya laporkan ke Pak Menteri (Imam Nahrawi)," ucap Erick.
Lihat juga:GTPN Masuk Museum Rekor Indonesia |
"Memang tidak 100 persen sama, tapi saya yakin pimpinan teratas kita akan ada terobosan dan tentu harus kita sama-sama dukung untuk olahraga Indonesia."
"Akhir kata, KOI mengukuhkan tim AIMAG di bawah Cdm Andhika Manoarfa," ucapnya menambahkan.
Dua puluh satu cabang olahraga (cabor) dipertandingkan di sana. Adapun cabor yang diikuti Indonesia adalah 3x3 basketball, traditional wrestling & belt wrestling, bowling, catur, indoor tennis, ju jitsu, kurash, sambo, taekwondo, trackcycling, angkat besi, dan gulat.
Total ada 140 atlet Indonesia dengan rincian 86 putra dan 54 putri yang tampil di AIMAG 2017.