Pasukan Garuda Nusantara harus menang, bahkan dengan skor meyakinkan minimal selisih tujuh gol, terlepas dari hasil laga Myanmar lawan Vietnam.
Di atas kertas memang Indonesia lebih diunggulkan dibandingkan Brunei. Namun, Indra mengingatkan para pemainnya agar jangan meremehkan kekuatan lawannya tersebut.
"Brunei tim yang tak boleh dianggap dianggap enteng meski sudah tidak ada peluang lolos," tegas Indra seperti dikutip dari rilis resmi PSSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia U-19 kalah 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga mereka di Piala AFF U-18. (Dok. PSSI) |
"Kami hanya ingin fokus menghadapi laga besok lawan Brunei. Kami hari ini hanya berlatih ringan di halaman hotel untuk menjaga kondisi para pemain."
Selain harus menang, Indra sadar betul nasib timnya juga ditentukan pada laga tuan rumah Myanmar melawan Vietnam.
Timnas Indonesia U-19 saat menghancurkan Filipina 9-0. (Dok. PSSI) |
Sebaliknya, Indonesia hanya membutuhkan minimal hasil imbang jika Vietnam yang memenangkan pertandingan atas Myanmar.
"Kami juga menunggu laga Vietnam melawan Myanmar setelah laga kami," pungkas Indra.
Timnas Indonesia U-19 kalah 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga mereka di Piala AFF U-18. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia U-19 saat menghancurkan Filipina 9-0. (Dok. PSSI)