Yogyakarta Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2017

Titi Fajriyah , CNN Indonesia | Rabu, 13/09/2017 16:47 WIB
Yogyakarta Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2017 Yeremia Erich Yoche Yacob (kiri) dan Ribka Sugiarto dua andalan Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2017. CNN Indonesia/Titi Fajriyah
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah Glasgow, Skotlandia, menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2017, giliran Yogyakarta yang didaulat sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior (WJC), 9-22 Oktober 2017.

Sebanyak 60 negara diharapkan bakal hadir untuk bisa memecahkan rekor negara peserta terbanyak. Ketua panitia penyelenggara WJC 2017 Ahmad Budiharto mengatakan Yogyakarta dipilih lantaran dianggap memenuhi persyarataan yang ditetapkan untuk menjadi tuan rumah.


Mulai dari sarana-prasarana pertandingan yang memadai di GOR Among Rogo, Yogyakarta juga pernah menyelenggarakan turnamen kelas internasional sebelumnya. Yogyakarta dianggap sesuai dengan keinginan dan misi Federasi Bulutangkis Internasional (BWF) untuk menyampaikan hal terkait pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata di event junior.

"Yogyakarta juga memenuhi persyaratan edukasi bagi para peserta. Kita sama-sama tahu, Yogyakarta memiliki kekayaan budaya yang sudah sangat terkenal di mancanegara. Dengan itu, peserta juga akan memperoleh pengetahuan tambahan selain bertanding," jelas Ahmad Budiharto.

Chico Aura Dwi Wardoyo akan menjadi andalan Indonesia.Chico Aura Dwi Wardoyo akan menjadi andalan Indonesia. (Dok. PBSI)
Sementara itu, ini adalah kali pertama Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah kejuaraan dunia bulutangkis junior setelah 25 tahun yang lalu. Ketua Umum PP PBSI Wiranto mengaku bangga dengan kepercayaan yang diberikan BWF kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah.

"Sebagai tuan rumah, tentu kami berharap tidak hanya mampu menjadi penyelenggara yang baik, tapi juga mampu meraih prestasi setinggi mungkin dengan menjunjung tinggi sportivitas," kata Wiranto.

WJC 2017 diharapkan diikuti oleh 60 negara.WJC 2017 diharapkan diikuti oleh 60 negara. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
WJC 2017 bakal mempertandingkan dua kategori, yakni perseorangan dan beregu seperti format di Piala Sudirman. Indonesia sendiri melalui PBSI sudah mempersiapkan atlet muda terbaik sejak tiga bulan lalu.

Beberapa di antaranya diharapkan mampu bersinar di WJC 2017, seperti Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay di tunggal putra, Gregoria Mariska Tunjung di tunggal putri, serta pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva di ganda campuran.


Pada WJC 2016 di Bilbao, Spanyol, Indonesia harus puas menempati posisi kelima di nomor beregu tim usai kalah 1-3 dari Malaysia di perempat final. Di perseorangan, Indonesia juga hanya mampu menempati posisi runner up tunggal putra atas nama Chico Aura Dwi Wardoyo.

Di WJC 2017 ada empat negara yang untuk kali pertama tampil sebagai peserta: Arab Saudi, Lebanon, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.


BACA JUGA