Marcus dan Kevin mengaku penampilan mereka di laga pamungkas kurang baik sehingga gagal mengalahkan pasangan nomor satu dunia.
“Hari kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Lawan jarang mematikan kami. Mungkin karena panik dan kurang tenang. Sementara mereka mainnya safe dan nggak gampang mati,” kata Kevin seperti dikutip dari rilis resmi PBSI.
“Kami banyak terburu-buru ingin segera mematikan. Tapi akhirnya malah membuat kesalahan sendiri,” sambung Marcus.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akui tidak bermain baik di final Korea Terbuka 2017. (AFP PHOTO / JUNG YEON-JE) |
“Kedepannya harus lebih berani, harus lebih melawan ngadu pukulan. Harus lebih baik lagi,” ucap Kevin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akui tidak bermain baik di final Korea Terbuka 2017. (AFP PHOTO / JUNG YEON-JE)