Djadjang mengaku tak kuasa menolak tawaran serius dari manajemen PSMS karena Medan sudah dianggap seperti rumah keduanya, selain Bandung.
Lihat juga:Cavani-Neymar Berkelahi di Ruang Ganti PSG |
Pasalnya, Djadjang pernah berkarier selama tiga tahun bersama Mercu Buana Medan. Petualangannya ke Medan juga mempertemukannya dengan sang istri, Miranda Panggabean, yang berasal dari Medan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djadjang Nurdjaman pernah berkarier bersama tim Mercu Buana Medan (1982-1985). (M. Arby Rahmat Putratama H) |
Karier kepelatihan pria yang akrab disapa Djanur itu sempat meroket bersama Persib usai menjuarai ISL 2014. Namun, ia memilih mundur dari kursi pelatih Persib sebelum putaran pertama Liga 1 berakhir akibat tekanan dari suporter.
Djadjang Nurdjaman memilih mundur dari kursih pelatih Persib Bandung sebelum putaran pertama berakhir. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi) |
"Saya sudah bersama tim PSMS menuju Semarang untuk berjuang lolos ke babak selanjutnya. Target kami adalah lolos ke Liga 1. Syukur alhamdulillah kalau bisa juara Liga 2," ujar Djadjang.
Pada babak 16 besar, PSMS tergabung di Grup B bersama PSIS Semarang yang bertindak sebagai tuan rumah, Persita Tangerang serta Persibat Batang. Hanya dua klub yang berhak melaju ke babak selanjutnya untuk berebut tiga tempat ke Liga 1.
Djadjang Nurdjaman pernah berkarier bersama tim Mercu Buana Medan (1982-1985). (M. Arby Rahmat Putratama H)
Djadjang Nurdjaman memilih mundur dari kursih pelatih Persib Bandung sebelum putaran pertama berakhir. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)