Konflik Neymar-Cavani Libatkan Persaingan Bonus Top Scorer
CNN Indonesia
Selasa, 19 Sep 2017 18:42 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Perselisihan yang terjadi antara Neymar dan Edinson Cavani bukan sekadar persaingan siapa yang terbaik di lini depan Paris Saint Germain. Namun, ternyata melibatkan perburuan bonus menggiurkan dari gelar pencetak gol terbanyak.
Perselisihan Cavani dan Neymar terjadi ketika PSG mengalahkan Olympique Lyon di Stadion Parc des Princes 2-0 pada Minggu (17/9). Kedua pemain tertangkap kamera dua kali berebut menjadi eksekutor tendangan bebas dan penalti.
Pertikaian keduanya bahkan dikabarkan berlanjut hingga ke ruang ganti tim. Dua pemain andalan PSG itu terlibat cekcok di ruang ganti hingga akhirnya dilerai kapten tim Thiago Silva.
Sebagaimana dilaporkan L'Equipe, PSG memang menyiapkan bonus besar bagi peraih top scorer tim. Hal ini disinyalir ikut memanasi persaingan kedua pemain dalam urusan perburuan pencetak gol terbanyak.
Dalam kontrak yang disebut L'Equipe, Cavani diklaim berhak menerima bonus €1 juta (setara Rp15,9 miliar) jika ia menyabet gelar pencetak gol terbanyak Ligue 1 di akhir musim ini.
Sebelumnya, Zlatan Ibrahimovic juga dikabarkan sempat diiming-imingi bonus €1,5 juta jika mampu meraih gelar top scorer. Namun, L'Equipe tak menemukan informasi bila Neymar mendapat klausul serupa.
Cavani sudah memperkuat PSG sejak 2013 dengan banderol €64 juta dari Napoli. Sementara Neymar diboyong PSG dari Barcelona dengan rekor transfer €222 juta musim ini.
Keduanya terbilang sama-sama berhak mengeksekusi bola mati karena punya kemampuan setara. Pelatih PSG, Unai Emery, hingga kini belum mengambil keputusan untuk menghentikan perselisihan tersebut.
Perselisihan Cavani dan Neymar terjadi ketika PSG mengalahkan Olympique Lyon di Stadion Parc des Princes 2-0 pada Minggu (17/9). Kedua pemain tertangkap kamera dua kali berebut menjadi eksekutor tendangan bebas dan penalti.
Lihat juga:Cavani-Neymar Berkelahi di Ruang Ganti PSG |
Pertikaian keduanya bahkan dikabarkan berlanjut hingga ke ruang ganti tim. Dua pemain andalan PSG itu terlibat cekcok di ruang ganti hingga akhirnya dilerai kapten tim Thiago Silva.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perselisihan Neymar dan Edinson Cavani berlanjut hingga ruang ganti pemain. (AFP PHOTO/CHRISTOPHE SIMON) |
Perselisihan Cavani dan Neymar bisa mengganggu harmonisasi lini depan PSG. (REUTERS/Gonzalo Fuentes) |
Keduanya terbilang sama-sama berhak mengeksekusi bola mati karena punya kemampuan setara. Pelatih PSG, Unai Emery, hingga kini belum mengambil keputusan untuk menghentikan perselisihan tersebut.
Perselisihan Neymar dan Edinson Cavani berlanjut hingga ruang ganti pemain. (AFP PHOTO/CHRISTOPHE SIMON)
Perselisihan Cavani dan Neymar bisa mengganggu harmonisasi lini depan PSG. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)