Zidane pun hanya memberikan saran dan mencontohkan kebijakan yang dilakukan timnya di Los Blancos untuk penentuan penendang bola mati, termasuk penalti.
“Di sini di Real Madrid, kami sudah menentukan eksekutor bola mati sebelum pertandingan, pemain yang menendang sepak pojok atau penalti,” ujar Zidane seperti dikutip dari Marca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Zidane enggan mengomentari lebih lanjut terkait perselisihan yang terjadi antara Neymar dan Cavani di PSG.
Edinso Cavani dan Neymar terlibat perselisihan berebut menjadi eksekutor bola mati di PSG. (REUTERS/Gonzalo Fuentes) |
Lihat juga:Cavani-Neymar Berkelahi di Ruang Ganti PSG |
Menit ke-80, PSG mendapat tendangan penalti. Cavani langsung mengambil bola untuk menjadi eksekutor, tapi Neymar berusaha merebutnya. Menariknya, baik Neymar dan Cavani sama-sama gagal dalam dua eksekusi itu.
Neymar dan Edinson Cavani sama-sama tak mau mengalah berebut menendang bola mati. (AFP PHOTO / FRANCK FIFE) |
Ia mengaku tak akan pernah mau meminta menendang penalti setelah menyaksikan perselisihan tersebut.
“Tentu saja tidak, itu sama saja mencari masalah,” tegas Mbappe sembari tertawa menjawab pertanyaan dari wartawan, seperti dikutip dari Marca.
Edinso Cavani dan Neymar terlibat perselisihan berebut menjadi eksekutor bola mati di PSG. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Neymar dan Edinson Cavani sama-sama tak mau mengalah berebut menendang bola mati. (AFP PHOTO / FRANCK FIFE)