Sekitar 10 menit sebelum lomba mulai, Taufik sempat mendapatkan masalah ketika ban belakang sepedanya bocor. Ia pun terpaksa mengganti kedua bannya supaya balapannya berjalan lancar tanpa kendala.
Lihat juga:Kevin/Marcus Juara Jepang Super Series 2017 |
Sepanjang perjalanan Taufik sempat dibalap atlet Belanda, Marteen Vrouenraets, namun ia tetap bisa finis pertama. Di balap sepeda, penyandang status atlet nasional itu juga sempat jatuh di kilometer delapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marteen Vrouenraets, peserta asal Belanda yang menjadi runner up di Rhino X-Triathlon Tanjung Lesung 2017. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
"Jalur ini biasa disebut ekstra triatlon. Mulai dari renang, balap sepeda dan lari di lintasan trail. Tidak hanya power tapi juga teknik. Apalagi medannya juga banyak pecahan batu karang, kalau asal ngebut bisa selip bannya," sambungnya.
Buat atlet 29 tahun itu, ini jadi kali pertama ia meraih podium setelah batal tampil di SEA Games 2017 Malaysia. Pasalnya, beberapa bulan jelang SEA Games 2017 ia sempat mengalami cedera parah yang membuatnya harus menjalani masa pemulihan yang cukup panjang.
Muhammad Taufik terpaksa absen di SEA Games 2017 karena cedera. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Posisi kedua kategori Rhino Man Open direbut Ady Akhmad Jukardi dengan catatan waktu 1 jam 51 menit 47 detik, disusul Marteen Vrouenraets dengan 1 jam 57 menit 43 detik.
Vrouenraets mengaku cuaca menjadi salah satu tantangan terberatnya di Rhino X-Triathlon Tanjung Lesung 2017. Bahkan, ia menyebut sangat berbeda dengan beberapa triatlon yang pernah diikutinya di Belanda.
"Ini sangat menantang. Treknya sangat sulit, terutama di balap sepeda," kata Vrouenraets yang kali pertama ikut ajang triatlon di Indonesia. (har)
Marteen Vrouenraets, peserta asal Belanda yang menjadi runner up di Rhino X-Triathlon Tanjung Lesung 2017. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Muhammad Taufik terpaksa absen di SEA Games 2017 karena cedera. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)