Vinales berhasil finis di posisi keempat, sedangkan Rossi berada di peringkat kelima.
"Saya harus akui bahwa itu merupakan duel yang amat saya sukai," ujar Vinales dikutip dari GPOne.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:'Marquez Bakal Kalahkan Rekor Juara Rossi' |
Kejar-kejaran dua pebalap Movistar Yamaha itu langsung tersaji pada awal-awal lap di GP Aragon. Rossi sempat menyalip rekannya itu di posisi kedua pada lap pertama.
Valentino Rossi beberapa kali terlibat duel kejar-kejaran di GP Aragon. (AFP PHOTO / JEAN-FRANCOIS MONIER) |
Lihat juga:Pemain Girona Ungkap Keluh Kesah Messi |
"Mungkin beberapa manuver berada pada batasan, tapi saya sangat menikmati (duel dengan Rossi)," terang Vinales.
Aksi saling kejar Rossi-Vinales kembali memanas pada akhir-akhir lap. Pebalap asal Spanyol itu pun akhirnya mampu menyalip kembali The Doctor saat tinggal menyisakan tiga lap.
Valentino Rossi finis di posisi kelima di Sirkuit Motorland, GP Aragon. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO) |
"Valentino Rossi mengendarai motor seperti dalam kondisi biasa. Pada awalnya saya kira ia akan bisa memenangkan seri ini karena ia tampil sangat cepat, namun akhirnya ia kehilangan cengkeraman (pada ban)," kata Vinales seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.
Lihat juga:Marquez Tahu Kelemahan Dovizioso di Aragon |
(nva)
Valentino Rossi beberapa kali terlibat duel kejar-kejaran di GP Aragon. (AFP PHOTO / JEAN-FRANCOIS MONIER)
Valentino Rossi finis di posisi kelima di Sirkuit Motorland, GP Aragon. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO)