Kontrak Fakhri yang sukses membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-16 beberapa waktu lalu, berakhir saat Kualifikasi tersebut selesai. Selain itu, ia juga mesti mendapat izin dari tempatnya bekerja di PT Pupuk Kaltim.
"Kontrak U-16 berakhir sampai kualifikasi Piala Asia selesai. Tugas saya selanjutnya menunggu [panggilan PSSI] untuk melaporkan dan mengevaluasi hasil di kualifikasi kemarin. Langkah-langkah selanjutnya untuk Timnas Indonesia U-16, saya belum bisa berikan jawaban," kata Fakhri kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Selasa (26/9) sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia U-16 berhasil tampil gemilang di kualifikasi Piala Asia. (Dok.PSSI) |
Timnas Indonesia U-16 masih memiliki kelemahan di mata Fakhri Husaini. (Dok. PSSI) |
"Misalnya banyak peluang kemarin, penyelesaian akhir buruk sehingga tidak terjadi gol, komunikasi kurang baik, transisi peralihan menyerang dan bertahan."
"Pemain-pemain pelapis di lini belakang juga belum memiliki kualitas yang sama dengan pemain inti seperti halnya dengan lini tengah dan depan, Ini yang menurut saya perlu diperbaiki," ucap Fakhri.
Lihat juga:Rossi Bicara Peluang Marquez Juara MotoGP |
Mantan pemain Timnas Indonesia era 90-an ini menilai skuat Garuda Asia sudah menunjukkan kemampuan fisik yang memuaskan.
"Kalau aspek fisik cukup baik karena mampu bermain dengan tempo tinggi. Kecepatan recovery juga baik," ucapnya melanjutkan. (ptr)
Timnas Indonesia U-16 berhasil tampil gemilang di kualifikasi Piala Asia. (Dok.PSSI)
Timnas Indonesia U-16 masih memiliki kelemahan di mata Fakhri Husaini. (Dok. PSSI)