Rencana terdekat bagi Sutan adalah memilih klub terbaik yang bakal menjadi pelabuhannya. Klub itu diharapkan Sutan dapat menunjang masa depan kariernya di dunia sepak bola.
Kepada CNNIndonesia.com, Sutan mengaku sudah mendapat beberapa tawaran dari sejumlah klub. Namun, penyerang 15 tahun itu belum bisa mengambil keputusan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutan Zico saat ini fokus memperkuat Timnas Indonesia U-16. (Dok.PSSI) |
Ditanya keinginannya untuk bergabung dengan klub lokal, Sutan yang kini duduk di bangku kelas I SMA, lebih memilih untuk bisa bergabung dengan klub luar negeri. Ada ketakutan karier dan kemampuannya tidak bisa berkembang dengan baik jika tetap berlatih di klub lokal.
Sutan Zico mencetak sepuluh gol di kualifikasi Piala Asia U-16 2018. (Dok.PSSI) |
“Saya takutnya saya kayak yang sudah-sudah, mainnya jadi tidak berkembang kalau main di Indonesia. Sebenarnya saya juga suda ada manajemen dari Akademi Chelsea Singapura, jadi nanti yang urus pelatihnya, Ryz Martin,” sambungnya.
Zico mengaku senang dan bangga bisa disebut sebagai ‘Wonderkid Indonesia’. Predikat itu tak lantas membuat penyerang yang mencetak sepuluh gol di kualifikasi Piala Asia U-16 2018 itu lupa diri.
Fakhri Husaini mengandalkan Sutan Zico di lini depan Timnas Indonesia U-16. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
“Ayah yang sering menambahkan jam dan materi latihan di luar latihan rutin setiap Selasa, Kamis dan Sabtu di Bina Taruna. Kebetulan juga posisi saya dan ayah, sama-sama striker,” ucap Sutan.
“Padahal awalnya saya itu posisinya gelandang serang, tapi Coach Fakhri (Husaini, pelatih Timnas U-16) pasti punya pertimbangan kenapa saya dipindah posisi. Tapi Alhamdulillah juga saya bisa jadi top scorer,” ujar Sutan.
Sutan Zico saat ini fokus memperkuat Timnas Indonesia U-16. (Dok.PSSI)
Sutan Zico mencetak sepuluh gol di kualifikasi Piala Asia U-16 2018. (Dok.PSSI)
Fakhri Husaini mengandalkan Sutan Zico di lini depan Timnas Indonesia U-16. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)