Edy bersama Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono turut hadir dalam pertemuan bersama para petinggi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan perwakilan klub.
"Katakanlah di saya salahnya, komandannya kan saya. Marahi saya supaya hal ini tak terulang lagi," kata Edy usai pertemuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 15 klub Liga 1 sempat membuat pertemuan untuk menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pengelolaan Liga 1. (CNN Indonesia/Jun Mahares) |
"Rating [soal hak siar] dan jadwal itu kan tergantung TV. Hubungan dengan TV One kan bisnis, mereka butuh penonton banyak. Rating yang tertinggi itu Persib, Arema, Persija, Bali United, sementara PS TNI yang ke-15," ucapnya melanjutkan.
Salah satu tuntutan 15 klub Liga 1 adalah masalah transparansi di PT LIB. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra) |
"Seolah-olah kurang transparan begitu. Yang dikhawatirkan, karena Liga 1 tinggal sebulan. Selesai itu, Liga 1 dibuka kembali pada Februari 2018," ujar Edy.
"Ini [klub-klub] minta ada perbaikan-perbaikan. Setelah bertemu, persoalannya ada kesalahpahaman komunikasi. Sudah katanya. Yang katanya mogok-mogok, itu gara-gara [pemberitaan] wartawan saja," ujarnya lagi.
Sebanyak 15 klub Liga 1 sempat membuat pertemuan untuk menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pengelolaan Liga 1. (CNN Indonesia/Jun Mahares)
Salah satu tuntutan 15 klub Liga 1 adalah masalah transparansi di PT LIB. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)