Walsh, bek SV Zulte Waregem berpaspor Belanda itu banyak diminta netizen untuk berseragam timnas.
Mantan kapten Timnas Indonesia, Fakhri Husaini, juga ikut mengomentari pemberitaan yang sempat ramai di media-media Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Sandy Walsh mencuat karena desakan netizen di media sosial untuk menaturalisasi pemain tersebut. (Screenshot via Instagram (@sandywalsh) |
Fakhri lantas memaparkan syarat untuk menjadi seorang pemain timnas adalah mereka yang punya kemampuan, bukan berdasarkan status naturalisasi yang disandangnya atau bahkan desakan dari netizen.
Kendati demikian, bukan berarti Fakhri tidak setuju jika Timnas Indonesia diisi pemain naturalisasi.
Fakhri Husaini tak setuju naturalisasi pemain hanya karena ada desakan dari netizen. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay) |
Ia menyebut, bahaya jika citra yang timbul tentang naturalisasi adalah seolah-olah setiap pemain asing berdarah Indonesia yang dinaturalisasi adalah pemain timnas.
Lihat juga:12 Negara Peserta 'Play-off' Piala Dunia |
"Kalau mau dinaturalisasi jadi WNI (Warga Negara Indonesai) terserah saja. Kesempatan untuk menjadi pemain timnas itu sama. Dia harus ikut seleksi yang sama, dia harus bersaing dengan anak-anak kampung itu," tegas Fakhri.
"Saya orang pertama yang mendukung Indonesia harus punya timnas yang bagus. Tapi saya juga orang yang pertama yang tidak setuju bahwa untuk menjadi pemain timnas harus pemain naturalisasi," imbuhnya. (bac)
Nama Sandy Walsh mencuat karena desakan netizen di media sosial untuk menaturalisasi pemain tersebut. (Screenshot via Instagram (@sandywalsh)
Fakhri Husaini tak setuju naturalisasi pemain hanya karena ada desakan dari netizen. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)