5 Laga Spesial Liverpool vs Manchester United

Putra Permata Tegar Idaman , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 11:14 WIB
5 Laga Spesial Liverpool vs Manchester United Para pemain Manchester United merayakan gol Diego Forlan (kiri) ketika melawan Liverpool. (AFP PHOTO / PAUL BARKER)
Jakarta, CNN Indonesia -- Laga Liverpool lawan Manchester United di Stadion Anfield, Sabtu (14/10), merupakan duel paling ditunggu di Liga Primer Inggris akhir pekan ini. Sejarah hebat kedua klub dan ikatan rivalitas yang kuat menjadikan laga Liverpool vs MU selalu menarik.

Tiap perjumpaan Liverpool lawan MU selalu menghadirkan cerita menarik, dan berikut lima duel paling spesial antara kedua tim di era Liga Primer Inggris:

1. Liverpool vs Manchester United 3-3

Sebelum ada ‘Magic of Istanbul’ di 2005, Liverpool juga sempat menjalani comeback yang luar biasa saat menjamu Manchester United di Anfield tahun 1994.

Liverpool sudah tertinggal 0-3 saat pertandingan baru berjalan 24 menit. Sundulan Steve Bruce, tendangan lob Ryan Giggs, dan tendangan bebas Denis Irwin membuat MU sangat dijagokan memenangi pertandingan.

Tetapi sebelum babak pertama usai, Liverpool sukses membuat dua gol balasan lewat Nigel Clough di menit ke-25 dan 38. Momen yang ditunggu suporter Liverpool akhirnya terjadi di menit ke-78 saat sundulan Neil Ruddock menembus jaring Manchester United.

“25 menit pertama adalah mimpi buruk bagi kami. Kami tertinggal 0-3 dari rival terbesar di kandang. Namun, setelah kedudukan 2-3, suporter sepertinya tahu bahwa sebuah hal yang spesial akan terjadi. Sungguh malam yang luar biasa,” kata eks gelandang Liverpool Jamie Redknapp.

2. Manchester United vs Liverpool 2-2 (1995)
Eric cantona memanjat tiang setelah mencetak gol ke gawang Liverpool.Eric cantona memanjat tiang setelah mencetak gol ke gawang Liverpool. (REUTERS)
Eric Cantona bebas dari masa hukuman delapan bulan akibat insiden tendangan kungfu dan lawan yang dihadapi adalah Liverpool di Old Trafford. Cantona memberikan umpan silang cantik yang diterima oleh Nicky Butt dan pemain muda Manchester United itu menggetarkan gawang Liverpool.

Kembalinya Cantona sempat nyaris dirusak oleh kegemilangan Robbie Fowler. Striker Liverpool itu mencetak dua gol balasan dengan indah. Cantona pada akhirnya memaksakan hasil seri lewat eksekusi penalti yang dilakukannya. ‘King Cantona’ lalu merayakan gol dengan memanjat tiang di belakang gawang.

3. Liverpool vs Manchester United 2-3
Jamie Carragher melakukan dua gol bunuh diri saat melawan Manchester United.Jamie Carragher melakukan dua gol bunuh diri saat melawan Manchester United. (AFP PHOTO/PAUL ELLIS)
Duel Liverpool lawan Manchester United pada 11 November 1999 ini jadi salah satu momen buruk bagi legenda Liverpool, Jamie Carragher. Pada laga ini, Carragher mencetak dua gol bunuh diri.

Gol bunuh diri Carragher yang pertama terjadi saat ia menyundul bola masuk ke gawang Sander Westerveld ketika berusaha memotong umpan silang yang dilepaskan Ryan Giggs.

Carragher kemudian menciptakan gol bunuh diri setelah Liverpool berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui Sami Hyypia. Liverpool akhirnya kalah 2-3 setelah Patrik Berger mencetak gol kedua Liverpool.

4. Liverpool vs Manchester United 1-2 (2002)
Diego Forlan sukses mencetak tiga gol ke gawang Liverpool.Diego Forlan sukses mencetak tiga gol ke gawang Liverpool. (AFP PHOTO / PAUL BARKER)
Duel di bulan Desember 2002 ini jadi kenangan manis untuk Diego Forlan yang gagal bersinar bersama Manchester United. Pasalnya di laga ini Forlan mampu mencetak dua gol dan membuat Manchester United membawa pulang tiga poin dari Anfield.

Gol pertama Forlan terus dikenang karena berawal dari kesalahan Jerzy Dudek menangkap bola. Gol kedua Forlan lahir setelah menerima umpan dari Ryan Giggs yang membelah pertahanan Liverpool.

5. Manchester United vs Liverpool 0-3 (2014)
Steven Gerrard mencetak gol ke gawang Manchester United melalui tendangan penalti.Steven Gerrard mencetak gol ke gawang Manchester United melalui tendangan penalti. (AFP PHOTO/ANDREW YATES)
Duel Manchester United lawan Liverpool di Old Trafford pada 2014 ini patut dikenang karena wasit memberi tim tamu mendapatkan tiga tendangan penalti.

Dua penalti pertama berhasil dieksekusi oleh Steven Gerrard, sementara eksekusi ketiga yang diambil Gerrard mengenai tiang gawang. Liverpool kemudian mencetak gol ketiga melalui Luis Suarez.