Total kompetisi di negeri ini sudah merenggut empat nyawa pemain dari lapangan hijau sejak 2000 lalu. Choirul Huda tercatat sebagai korban keempat yang meninggal karena kerasnya kompetisi sepak bola di Indonesia.
Kiper 38 tahun itu meninggal di RS Dr. Soegiri setelah berbenturan dengan rekan setimnya sendiri, Ramon Rodrigues saat Persela menjamu Semen Padang, pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (15/10).
Choirul Hudah meninggal dunia setelah berbenturan dengan rekan setimnya sendiri, Ramon Rodrigues saat Persela menjamu Semen Padang. (ANTARA/Fahrul Jayadiputra) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerasnya kompetisi Indonesia kembali memakan korban pemain meninggal. Korban keempat adalah Choirul Huda. (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang) |
Eri Irianto
Setelah mendapat penanganan gawat darurat, nyawa rekan setim Bedjo Soegiantoro itu tak terselamatkan. Eri disebut tim dokter meninggal karena serangan jantung.
Lihat juga:Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Dunia |
Jumadi Abdi
Pada 2009, kompetisi sepak bola Indonesia kembali memakan korban. Adalah gelandang andalan PKT Bontang, Jumadi Abdi, yang juga meninggal dunia akibat kerasnya pertandingan saat PKT Bontang menjamu Persela Lamongan pada laga Indonesia Super League (ISL), di Stadion Mulawarman, 7 Maret 2009.
Kematian Jumadi terasa begitu pilu dan mengerikan karena benturan sangat keras dengan pemain Persela, Denny Tarkas. Kaki Denny tampak dengan sangat keras mengenai perut Jumadi sehingga mengalami pendarahan organ dalam.
Anehnya, Denny yang melakukan pelanggaran sangat keras tersebut hanya mendapatkan kartu kuning dari wasit Mukhlis Alifatoni yang memimpin laga tersebut.
Akli Fairuz
Berselang enam tahun kemudian, laga maut di kompetisi sepak bola Indonesia kembali terulang. Pertandingan kali ini terjadi di kasta kedua kompetisi Indonesia, Divisi Utama, yang mempertemukan Persiraja Banda Aceh melawan PSAP Sigli pada 10 Mei 2014.
Laga ‘berdarah’ itu menewaskan pemain Persiraja, Akli Fairuz setelag berbenturan sangat keras dengan kiper PSAP, Agus Rohman. Akli yang berusaha merebut bola rebound karena tangkapan tak sempurna dari Agus, justru mendapat benturan keras dari sang kiper.
Akli akhirnya meninggal dunia enam hari kemudian di rumah sakit setelah mendapatkan perawatan intensif.
Choirul Hudah meninggal dunia setelah berbenturan dengan rekan setimnya sendiri, Ramon Rodrigues saat Persela menjamu Semen Padang. (ANTARA/Fahrul Jayadiputra)
Kerasnya kompetisi Indonesia kembali memakan korban pemain meninggal. Korban keempat adalah Choirul Huda. (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)