Gregoria memulai laga final dengan sangat baik. Serangan-serangan Gregoria menyulitkan Han Yue. Interval gim pertama pun ditutup dengan keunggulan 11-5.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gregoria Mariska diharapkan bisa menjadi penerus generasi emas pebulutangkis tunggal putri Tanah Air. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Masuk ke gim penentuan, pertarungan lebih sengit terjadi di antara kedua pemain. Gregoria sempat tertinggal 1-6 sebelum akhirnya berbalik unggul 11-9 saat interval.
Gregoria dua kali mendapat match point saat deuce sebelum akhirnya sukses memastikan kemenangan pada kesempatan ketiga. Pertandingan berakhir dengan angka 23-21 untuk Gregoria.
Pada All Indonesian Final di nomor ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Mentari sukses menaklukkan Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia dalam duel yang berlangsung selama 58 menit. Setelah kalah 21-23 di gim pertama, Rinov/Pitha menang 21-15, 21-18 di dua gim berikutnya.
Rinov Rivaldy/Pitha Mentari berhasil meraih juara ganda campuran di Kejuaraan Dunia Junior 2017. (Dok. Humas PBSI) |
Hasil Final Juara Dunia Junior 2017
Tunggal Putra
Kunlavut Vitidsarn (Thailand) vs Leong Jun Hao (Malaysia) 17-21, 21-15, 21-9
Tunggal Putri
Gregoria Mariska vs Han Yue(China) 21-13, 13-21, 23-21
Ganda Putra
Mahiro Kaneko/Yunosuke Kubota (Jepang) vs Di Zijian/Wang Chan (China) 21-14, 15-21, 21-13
Ganda Putri
Baek Ha Na/Lee Yu Rim (Korsel) vs Jauza Sugiarto/Ribka Sugiarto 18-21, 21-11, 21-3
Ganda Campuran
Rinov Rivaldy/Pitha Mentari vs Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia 21-23, 21-15, 21-18 (jun)
Gregoria Mariska diharapkan bisa menjadi penerus generasi emas pebulutangkis tunggal putri Tanah Air. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Rinov Rivaldy/Pitha Mentari berhasil meraih juara ganda campuran di Kejuaraan Dunia Junior 2017. (Dok. Humas PBSI)